Ketua Tim Penggerak PKK Aceh terjebak banjir selama 2 hari. Ia pun terpaksa menginap di SPBU Panteu Breuh, Simpang Seunuddon, Aceh Utara.
Dilansir infoSumut, Sabtu (29/11/2025), perempuan akrap disapa Kak Ana terjebak banjir saat mengantar bantuan ke sejumlah daerah. Kak Ana bersama rombongan termasuk Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Chaidir awalnya bergerak ke Lhokseumawe, Selasa (25/11).
Sehari berselang, rombongan bergerak ke Lhoksukon di Aceh Utara dan Julok di Aceh Timur. Ketika dalam perjalanan pulang menuju Banda Aceh, rombongan tidak dapat lagi melintas karena jalan nasional Banda Aceh-Medan di kawasan Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, terendam air hingga 2,1 meter.
“Kami terpaksa menginap di SPBU karena itu lokasi yang lebih tinggi dan aman. Tidak ada lagi akses jalan yang bisa dilewati,” kata Kak Ana dalam keterangannya, Jumat (28/11/2025).
Selama dua hari tertahan, kondisi rombongan semakin memprihatinkan. Persediaan logistik disebut menipis dan belum ada bantuan luar yang bisa menjangkau lokasi tersebut.
“Keadaan sangat darurat. Stok makanan makin sedikit. Warga di sekitar sini juga banyak yang kesulitan,” jelasnya.
Simak selengkapnya
