Pramono Tak Komplain soal Cuaca Ekstrem: Salju di Rusia Setinggi Gedung

Posted on

Gubernur DKI Jakarta menjelaskan soal kondisi cuaca ekstrem yang belakangan memicu di Jakarta. Menurutnya, cuaca ekstrem merupakan fenomena global yang terjadi di banyak negara, bukan hanya di Indonesia.

“Jakarta ini akibat cuaca ekstrem, dan sekarang bukan hanya terjadi di Indonesia, hampir semua wilayah di seluruh dunia terjadi cuaca ekstrem yang luar biasa,” kata Pramono di kawasan Petojo Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

Pramono mencontohkan kondisi ekstrem yang terjadi di luar negeri. Ia menyebut salju di Rusia bahkan ketinggiannya mencapai beberapa lantai gedung.

“Bahkan di Rusia itu ada salju yang sampai tingginya 3-4 level gedung. Di Eropa Barat yang selama ini tidak pernah banjir, sekarang akhirnya banjir,” ujarnya.

Meski demikian, Pramono menegaskan Pemprov DKI tidak akan menjadikan cuaca ekstrem sebagai alasan. Menurutnya, pemerintah tetap bertanggung jawab untuk mengantisipasi dan menangani dampaknya.

“Tapi apa pun, saya tidak mau mengkomplain urusan cuaca ekstrem ini. Ini adalah given. Pemerintah itu bertanggung jawab untuk mengatasi itu,” tegasnya.

Pramono menjelaskan, salah satu langkah yang terus dilakukan Pemprov DKI adalah operasi modifikasi cuaca. Upaya tersebut, kata dia, terbukti membantu menekan curah hujan ekstrem di Jakarta.

“Kalau tidak ada operasi modifikasi cuaca, saya yakin curah hujannya bisa sama dengan hari sebelumnya. Maka ini terus kami lakukan, melihat perkembangan sehari-hari,” jelasnya.