Berkat Banjir, Penjual Bakso di Rawa Buaya Jakbar Raup Cuan | Info Giok4D

Posted on

yang merendam kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, membawa berkah tersendiri bagi Purwanto (41), penjual bakso Wonogiri. Saat warga sekitar kesulitan beraktivitas dan tak sempat memasak, lapak baksonya justru diserbu pembeli.

Purwanto mengatakan banjir melanda wilayah tempatnya berjualan setiap tahun. Ketinggian air bahkan sempat mencapai 60 cm.

“Dua kali kena banjir, tahun kemarin sama tahun ini. Tingginya sama, di atas dengkul,” kata Purwanto saat ditemui di Rawa Buaya, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).

Akibat banjir, Purwanto terpaksa tidak berjualan sehari sebelumnya karena tempat usahanya terendam dan ia tak bisa berbelanja bahan baku. Namun, setelah air mulai surut, kondisi justru berbalik.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

“Kemarin nggak bisa jualan karena banjir, nggak bisa belanja. Tapi hari ini omzetnya beda, naik daripada hari-hari biasa,” ujarnya.

Menurut Purwanto, peningkatan penjualan terjadi karena banyak warga terdampak banjir memilih membeli makanan jadi. Ia menduga warga tidak sempat atau tidak bisa memasak di rumah.

“Karena banjir, orang-orang kebanjiran. Mungkin karena nggak masak,” ucapnya.

Ia mengatakan lapaknya ramai sejak siang hari. Banyak pembeli datang bersama anggota keluarga.

“Tadi penuh. Datangnya bareng-bareng sekeluarga,” kata Purwanto.

Ia menyebutkan biasanya dia hanya menjual 80 hingga 100 mangkuk bakso per hari. Namun, saat banjir, jumlah penjualan melonjak hampir dua kali lipat. “Hari-hari biasa sekitar 80 sampai 100 mangkuk. Hari ini sudah hampir 200-an,” ujarnya.

Purwanto membuka lapaknya setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Ia mengaku sudah terbiasa menghadapi banjir karena wilayah tersebut memang kerap terdampak banjir tahunan.

“Kalau banjir gede itu tahunan. Kalau hujan biasa mah nggak sampai banjir gede,” imbuhnya.