Ledakan terjadi di sebuah hotel di kota Kabul, . Insiden tersebut menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai 13 korban lainnya.
“Di antara yang terluka terdapat empat wanita dan seorang anak,” kata Dejan Panic, Direktur LSM Italia Emergency yang mengelola rumah sakit di Kabul, dilansir AFP, Senin (19/1/2026).
Pemilik toko bunga, yang meminta anonimitas karena alasan keamanan, menyebut ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 (1100 GMT) di ujung jalan yang berlawanan dari tokonya. Dia mendengar ‘suara ledakan keras’ di daerah yang ramai.
“Itu adalah situasi darurat. Semua orang takut akan nyawa mereka sendiri,” katanya.
“Saya melihat setidaknya lima orang terluka,” tambahnya.
Juru bicara kepolisian Kabul, Khalid Zadran, mengatakan ledakan itu terjadi di sebuah hotel, tanpa merinci penyebabnya. Terdapat juga beberapa restoran di area tersebut, yang dikelilingi oleh petugas polisi.
Wartawan AFP melihat sebuah kendaraan polisi dan sebuah truk di luar sebuah restoran, dan sebuah mobil dengan kaca jendela yang pecah.
Kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua, melaporkan dua warga negara Tiongkok mengalami luka serius akibat ledakan tersebut.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
“Seorang petugas keamanan Afghanistan tewas dan restoran tersebut mengalami kerusakan parah,” laporan Xinhua.
