Prabowo Minta Pemeriksaan 7 Anggota Brimob Pelindas Affan Cepat-Transparan

Posted on

Polri telah menyatakan tujuh anggota Brimob yang ada di dalam kendaraan taktis (rantis) pelindas pengemudi ojol, Affan Kurniawan, hingga tewas melakukan pelanggaran etik. Presiden meminta pemeriksaan dilakukan dengan cepat.

“Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian RI telah melakukan proses pemeriksaan,” kata Prabowo setelah bertemu pimpinan lembaga negara dan ketum parpol di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Dia mengatakan pemeriksaan juga harus dilakukan secara transparan. Dia mengatakan publik harus bisa mengikuti proses tersebut.

“Ini telah saya minta dilakukan dengan cepat, dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik,” ujarnya.

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim sebelumnya mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap tujuh anggota Brimob yang melindas pengemudi ojek online Affan Kurniawan pada Kamis (28/8) malam. Ketujuhnya dinyatakan terbukti melanggar kode etik profesi Polri.

“Tujuh orang terduga pelanggar telah terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian,” ujar Irjen Karim dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (29/8).

Ketujuh orang itu juga telah ditahan atau menjalani penempatan khusus selama 20 hari.

Simak Video: Prabowo Minta Masyarakat Percaya Pemerintah: Jangan Mau Diadu Domba!

Simak Video: Mari Sampaikan #AspirasiTanpaAnarki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *