Rentetan suara tembakan terdengar di dekat Istana Kepresidenan pada Senin (5/1) tengah malam. Insiden terbaru ini terjadi beberapa hari setelah pasukan militer (AS) menyerang ibu kota Caracas dan menangkap Presiden .
Seorang sumber yang dekat dengan pemerintah Venezuela, seperti dilansir AFP, Selasa (6/1/2026), mengatakan bahwa situasi terkendali.
Dituturkan sumber tersebut bahwa sejumlah drone tak teridentifikasi terdeteksi mengudara di atas Istana Miraflores di pusat kota pada Senin (5/1) malam.
Pasukan keamanan Venezuela, sebut sumber itu, melepaskan tembakan untuk merespons kemunculan drone-drone tersebut sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Insiden itu terjadi beberapa jam setelah Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, dilantik sebagai presiden sementara setelah penggulingan Maduro oleh AS.
Keterangan salah satu warga setempat, yang rumahnya berjarak lima blok dari Istana Kepresidenan Venezuela, menyebutkan bahwa rentetan tembakan terdengar, tetapi tidak sekuat serangan AS pada Sabtu (3/1) dini hari yang berujung penangkapan Maduro.
Dituturkan oleh warga yang enggan disebut namanya ini bahwa insiden itu berlangsung sekitar satu menit.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
“Hal pertama yang terlintas di pikiran saya adalah melihat apakah ada pesawat yang terbang di atas kepala, tetapi tidak ada. Saya hanya melihat dua lampu berwarna merah di langit,” kata warga setempat tersebut.
“Semua orang melihat ke luar jendela untuk melihat apakah ada pesawat, untuk melihat apa yang sedang terjadi,” ucapnya.
Kementerian Komunikasi Venezuela belum memberikan tanggapan langsung atas laporan tersebut.
Sejumlah video yang diunggah ke media sosial menunjukkan apa yang tampak seperti amunisi pelacak melesat ke langit. Video itu menunjukkan banyak anggota pasukan keamanan bergegas ke Istana Kepresidenan setelah suara tembakan terdengar.
Simak juga Video: Mayoritas Pasukan Keamanan Maduro Tewas Saat Diserbu AS
“Semua orang melihat ke luar jendela untuk melihat apakah ada pesawat, untuk melihat apa yang sedang terjadi,” ucapnya.
Kementerian Komunikasi Venezuela belum memberikan tanggapan langsung atas laporan tersebut.
Sejumlah video yang diunggah ke media sosial menunjukkan apa yang tampak seperti amunisi pelacak melesat ke langit. Video itu menunjukkan banyak anggota pasukan keamanan bergegas ke Istana Kepresidenan setelah suara tembakan terdengar.
Simak juga Video: Mayoritas Pasukan Keamanan Maduro Tewas Saat Diserbu AS







