Rumah di Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), dilanda . Petugas pemadam kebakaran (damkar) sempat terhalang mobil parkir di jalanan saat hendak menuju lokasi rumah terbakar.
“Parkir liar mobil di pinggir jalan sangat mengganggu akses mobil pemadam kebakaran saat menuju TKP (tempat kejadian perkara) kebakaran,” kata Kasatgas Damkar Matraman, Hary Purwanto, Selasa (20/1/2026).
Kebakaran itu terjadi di Jalan Pisangan Baru 2 RT 5 RW 7, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, pada Senin (19/1), pukul 17.12 WIB. Tiga unit mobil beserta 15 personel dikerahkan ke TKP.
Dalam video yang diunggah Hary di akun media sosial (medsos) miliknya, tampak mobil kesulitan mendekat ke TKP karena ada mobil parkir di pinggir jalan. Hary mengatakan momen itu terjadi di Jalan Pisangan Baru Selatan, Kelurahan Pisangan Baru, Matraman.
Dia mengatakan dampak terhalangnya mobil damkar untuk cepat tiba di TKP akan membuat dampak kebakaran lebih besar. Hary mengatakan api kebakaran, terutama di permukiman, dapat merambat cepat sehingga penanganannya juga harus cepat.
“(Terhalangnya damkar) Itu pasti (ada dampaknya). Untuk perkembangan api membakar 1 ruangan ukuran 3×3 meter hanya membutuhkan waktu 3-5 menit. Sedangkan apabila perjalanan unit damkar ke lokasi terhambat karena parkir liar, kemacetan dan lain-lain bisa dibayangkan berapa cepat perkembangan apinya menjalar menjadi kebakaran besar,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kebakaran lebih besar, Hary mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Ingub No 5 Tahun 2025 tentang Gerakan Masyarakat Mempunyai APAR (Gempar). Dalam aturan tersebut, diwajibkan bagi ASN dan berupa himbauan untuk PJLP dan masyarakat untuk memiliki APAR.
“Pelaku dunia usaha diwajibkan memiliki APAR untuk proteksi bahaya kebakaran di tempat usahanya,” imbuhnya.
Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim, Abdul Wahid, mengatakan petugas menerima informasi rumah pukul 17.12 WIB. Petugas damkar tiba di TKP pukul 17.22 WIB.
“Kronologi, rumah ditinggal kerja lalu terjadi penyalaan, tetangga mendobrak pintu memadamkan api dengan APAR,” kata Wahid.
Api secara teknis telah dipadamkan oleh warga. Damkar melanjutkan dengan mengurai material di dalam rumah dan memastikan api benar-benar padam. Proses pendinginan itu dilakukan sejak pukul 17.24 WIB.
“Dipadamkan oleh warga menggunakan APAR. Petugas melakukan pendinginan dan memastikan aman,” katanya.
Proses pemadaman dinyatakan selesai pukul 17.43 WIB. Sebanyak 25 jiwa terselamatkan dalam peristiwa tersebut.
Penanganan Kebakaran di Matraman
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim, Abdul Wahid, mengatakan petugas menerima informasi rumah pukul 17.12 WIB. Petugas damkar tiba di TKP pukul 17.22 WIB.
“Kronologi, rumah ditinggal kerja lalu terjadi penyalaan, tetangga mendobrak pintu memadamkan api dengan APAR,” kata Wahid.
Api secara teknis telah dipadamkan oleh warga. Damkar melanjutkan dengan mengurai material di dalam rumah dan memastikan api benar-benar padam. Proses pendinginan itu dilakukan sejak pukul 17.24 WIB.
“Dipadamkan oleh warga menggunakan APAR. Petugas melakukan pendinginan dan memastikan aman,” katanya.
Proses pemadaman dinyatakan selesai pukul 17.43 WIB. Sebanyak 25 jiwa terselamatkan dalam peristiwa tersebut.
