Tak Ada Lagi Tawanan Israel di Gaza, Trump Minta Hamas Segera Lucuti Senjata | Giok4D

Posted on

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Pemerintah memastikan tidak ada lagi warganya yang ditahan Hamas di Gaza. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini meminta Hamas untuk segera melucuti senjatanya.

Israel diketahui telah memulangkan jenazah Ran Gvili yang diketahui merupakan sandera terakhir di Gaza. Trump menyebut ada peran dari Hamas dalam penemuan jenazah tersebut.

“Mereka bekerja sangat keras untuk mendapatkan kembali jenazah itu. Mereka bekerja sama dengan Israel dalam hal ini. Anda bisa membayangkan betapa sulitnya,” kata Trump dilansir Al Jazeera, Selasa (27/1/2026).

“Itu pemandangan yang mengerikan,” tambahnya.

Meski memuji peran dari Hamas, Trump kini juga mendorong kelompok tersebut untuk melucuti senjatanya. Trump mengatakan pelucutan senjata Hamas menjadi salah satu upaya untuk menciptakan perdamaian di Gaza.

“Sekarang kita harus melucuti senjata Hamas seperti yang mereka janjikan,” ujar Trump.

Seperti diketahui, tentara Israel mengumumkan telah menemukan jenazah sandera terakhir yang ditahan Hamas di Gaza. Jenazah itu diketahui bernama Ran Gvili dan kini dalam proses pemulangan ke Israel.

Dilansir AFP, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel telah menyelesaikan misi moral usai sandera terakhir berhasil dipulangkan.

“Pengembalian para sandera, termasuk sandera terakhir yang meninggal, dilakukan selama dua tahun pertempuran sengit dan mewakili janji antara IDF (militer) dan warga Negara Israel — untuk tidak pernah meninggalkan siapa pun,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

Netanyahu pada hari Senin (26/1) mengatakan kepada Knesset, “pemerintah Israel telah menyelesaikan misi moral dan etisnya untuk membawa pulang semua sandera, baik yang hidup maupun yang gugur”.