deras dalam waktu lama disertai angin kencang mengakibatkan tanah longsor di Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten . Tebing setinggi 3 meter longsor hingga menimpa rumah warga dan satu unit mobil.
“Disebabkan hujan deras yang cukup lama di wilayah tersebut sehingga mengakibatkan TPT longsor dan 4 unit rumah terdampak. Ukuran panjang longsoran sekitar 17 meter, tinggi 3 meter dan lebar 3 meter,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani, Jumat (23/1/2026).
“Longsor menimpa satu unit mobil, satu rumah dinding ruang dapur jebol dan tiga unit rumah terancam karena berada di dekat tebing. Saat ini mobil yang tertimpa longsoran sudah dievakuasi oleh warga setempat,” imbuhnya.
Adam menyebutkan penghuni rumah telah disarankan untuk mengungsi sementara, untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan. Untuk sementara, longsoran telah ditutup terpal oleh petugas.
“Pemilik rumah disarankan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari adanya longsor susulan. Hal-hal yang dibutuhkan logistik tanggap darurat, terpal dan alat berat untuk mengevakuasi longsoran. Saat ini diperlukan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” imbuhnya.
Hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan tanah longsor dan sejumlah rumah rusak di bagian atap terbawa angin kencang di Megamendung, Kabupaten Bogor.
“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang serta konstruksi bangunan yang sudah rapuh menyebabkan beberapa unit rumah terdampak pada atap. Diperkirakan hasil kaji cepat dampak dari angin kencang tiga rumah rusak ringan di Kampung Coblong dan Cijulang, Desa Sukakarya,” kata Adam.
Adam menyebutkan peristiwa terjadi ketika kawasan Puncak, Bogor, diguyur hujan deras pada siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB. Hujan deras juga mengakibatkan mengakibatkan tebing penahan tanah (TPT) setinggi 20 meter longsor.
“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi serta kontur tanah yang labil menyebabkan TPT jalan umum warga longsor dengan ukuran panjang kurang lebih 9 meter, tinggi kurang lebih 20 meter dan lebar 2 meter,” sebut Adam.
“Untuk saat ini rumah dan TPT yang mengalami kerusakan belum diperbaiki, bilamana hujan kembali dikhawatirkan kerusakan bisa meluas. Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” imbuhnya.







