Tempuh Medan Terjal, Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan ke Wilayah Terpencil

Posted on

menyalurkan bantuan dan pendampingan kepada warga terdamak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Bintang. Bantuan disalurkan langsung ke wilayah terpencil yang hingga kini masih mengalami kesulitan akses.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufik, Jumat (9/1/2026) pukul 10.00 WIB dengan mengerahkan sekitar 40 unit sepeda motor trail. Rombongan terdiri dari 20 personel Polres Aceh Tengah dan 20 anggota Komunitas Trail Tragong Aceh Tengah.

Taufik mengatakan kehadiran polisi di lapangan tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau.

“Kami melihat langsung kondisi masyarakat di kampung-kampung yang aksesnya masih sulit. Anak-anak sudah mulai bersekolah, dan itu perlu kita dukung bersama. Kehadiran kami hari ini untuk memastikan bantuan sampai dan warga tetap terpantau,” kata Taufik dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).

Setiap kendaraan membawa bantuan untuk warga berupa 120 paket sembako, 450 potong pakaian layak pakai, 150 handuk, 300 set perlengkapan sekolah, serta 300 jaket. Kerusakan jalan akibat bencana membuat perjalanan yang biasanya ditempuh sekitar satu jam kini memakan waktu hingga tujuh sampai delapan jam menggunakan motor trail.

Tim juga harus melewati jalur sempit yang terputus, tanjakan dan turunan terjal. Kondisi jalan di sana licin dan berlumpur. Di beberapa lokasi, jalur hanya bisa dilalui dengan sangat hati-hati karena diapit jurang di sisi kiri dan kanan.

Rombongan pertama tiba di Kampung Jamur Konyel. Di kampung tersebut, bantuan yang disalurkan meliputi 40 paket sembako, 150 potong pakaian layak pakai, 50 handuk, 100 set perlengkapan sekolah, dan 100 jaket.

Penyaluran bantuan dilanjutkan ke Kampung Atu Payung dan Kampung Serule dengan jumlah bantuan yang sama di masing-masing kampung. Di wilayah tersebut, warga masih menghadapi keterbatasan akses akibat jalan yang rusak.

Sementara itu, aktivitas belajar anak-anak sudah mulai berjalan meski sarana dan mobilitas belum sepenuhnya pulih. Penyaluran perlengkapan sekolah dilakukan untuk membantu anak-anak tetap mengikuti kegiatan belajar di tengah kondisi pascabencana.

Selain menyerahkan logistik, personel Polres Aceh Tengah juga menyempatkan diri berdialog dengan warga. Mereka mendengarkan keluhan serta memastikan situasi keamanan dan kebutuhan dasar masyarakat di daerah terpencil terpenuhi.

Usai seluruh bantuan tersalurkan, tim kembali ke Mapolres Aceh Tengah dan tiba pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Taufik berharap akses jalan segera kembali dibuka. Selain itu, dia berharap sarana komunikasi dan penerangan dapat dipulihkan, serta layanan kesehatan terpadu bisa segera menjangkau wilayah terpencil agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.