Presiden Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa AS akan memimpin Venezuela setelah penangkapan Presiden Venezuela . AS akan memimpin negara itu hingga transisi pemeritahan.
“Kami akan memimpin negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” kata Trump saat konferensi pers dari klub Mar-a-Lago miliknya di Florida dilansir CNN, Minggu (4/1/2025).
“Kami tidak ingin terlibat dengan orang lain yang berkuasa, dan kami memiliki situasi yang sama seperti yang kami alami selama bertahun-tahun terakhir. Jadi kami akan memimpin negara ini,” imbuhnya.
Trump tidak memberikan jangka waktu berapa lama ia memperkirakan transisi kekuasaan tersebut akan berlangsung.
Trump juga mengatakan bahwa lampu di Caracas dimatikan saat Maduro ditangkap, memuji mereka yang terlibat dalam menjalankan misi tersebut.
“Tidak ada negara di dunia yang dapat mencapai apa yang dicapai Amerika kemarin, atau terus terang, hanya dalam waktu singkat, semua kemampuan militer Venezuela dilumpuhkan karena para pria dan wanita militer kita, bekerja sama dengan kita, penegak hukum, berhasil menangkap Maduro di tengah malam. Saat itu gelap, lampu-lampu Caracas sebagian besar dimatikan karena keahlian tertentu yang kita miliki,” kata.
“Saat itu gelap dan mematikan,” tambah Trump.
Trump memuji operasi AS sebagai keberhasilan dan menekankan bahwa tidak ada anggota militer AS yang tewas dan tidak ada peralatan militer AS yang hilang. Trump menggambarkan operasi tersebut sangat efektif dan mengatakan bahwa operasi tersebut melibatkan aset militer AS yang ekstensif.
“Jika Anda melihat apa yang saya lihat tadi malam, Anda pasti akan sangat terkesan. Saya tidak yakin Anda akan pernah melihatnya, tetapi sungguh luar biasa melihat tidak ada satu pun anggota militer Amerika yang tewas dan tidak ada satu pun peralatan Amerika yang hilang,” katanya.
“Kita memiliki banyak helikopter, banyak pesawat, dan banyak sekali orang yang terlibat dalam pertempuran itu,” tambah Trump.







