Maduro Mulai Diadili di New York: Diborgol hingga Tepis Semua Tudingan

Posted on

Mantan Presiden Venezuela mulai diadili di New York, , usai ditangkap pada Sabtu (3/1) yang lalu. Ia pun sempat menepis berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya dalam sidang tersebut.

Berdasarkan catatan infocom, Kamis (7/1/2026), Maduro menjalani persidangan di New York, Amerika Serikat, pada Senin (5/1) waktu setempat. Selama perjalanan, Maduro dilaporkan dalam kondisi diborgol.

Tak hanya itu, ia juga dikawal oleh sejumlah petugas penegak hukum bersenjata lengkap di dalam mobil lapis baja. Maduro menuju ke lokasi persidangan dengan helikopter yang diterbangkan ke New York.

Selama persidangan, ada beberapa hal yang disampaikan Maduro. Pria berusia 63 tahun itu awalnya menegaskan dirinya tidak bersalah.

“Saya tidak bersalah, saya tidak bersalah,” kata Maduro kepada pengadilan.

Seperti diketahui, Maduro ditangkap di rumahnya di Caracas. Ia masih menganggap dirinya sebagai presiden Venezuela, menurut media AS di dalam ruang sidang.

Maduro ditangkap pada Sabtu (3/1) dini hari. Penangkapan diawali dengan serangan oleh pasukan AS. AS menyebutkan Maduro sebagai pemimpin yang tidak sah. Setelah itu, Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dibawa ke AS.

Selain itu, dalam persidangan tersebut, Maduro juga buka suara terkait status dirinya saat ini. Ia menekankan masih menjadi Presiden Venezuela.

“Saya Presiden Republik Venezuela,” ucap Maduro.

Ia juga memastikan dirinya diculik oleh pihak Amerika Serikat.

“Saya diculik di sini sejak 3 Januari, Sabtu,” kata Maduro kepada pengadilan dalam bahasa Spanyol melalui penerjemah.

Maduro Ngaku Tidak Bersalah

Maduro Ngaku Diculik

Seperti diketahui, Maduro ditangkap di rumahnya di Caracas. Ia masih menganggap dirinya sebagai presiden Venezuela, menurut media AS di dalam ruang sidang.

Maduro ditangkap pada Sabtu (3/1) dini hari. Penangkapan diawali dengan serangan oleh pasukan AS. AS menyebutkan Maduro sebagai pemimpin yang tidak sah. Setelah itu, Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dibawa ke AS.

Selain itu, dalam persidangan tersebut, Maduro juga buka suara terkait status dirinya saat ini. Ia menekankan masih menjadi Presiden Venezuela.

“Saya Presiden Republik Venezuela,” ucap Maduro.

Ia juga memastikan dirinya diculik oleh pihak Amerika Serikat.

“Saya diculik di sini sejak 3 Januari, Sabtu,” kata Maduro kepada pengadilan dalam bahasa Spanyol melalui penerjemah.

Maduro Ngaku Diculik